Bupati Husein Serahkan Bantuan Bergulir

Kabupaten Banyumas

Bupati Husein Serahkan Bantuan Bergulir

* Bunga Ringan dan Tanpa Biaya Administrasi

PURWOKERTO,- Bupati Banyumas Ir H Achmad Husein menyerahkan bergulir kepada pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) bertempat di Graha Satria Purwokerto, Selasa (23/5) kemarin.

Bantuan disampikan secara simbolik kepada Kelompok Teratai Sumampir sebesar Rp 35 juta, Kelompok Artha Mandiri (Rp 40 juta) dan Kelompok Brayan Upaya (Rp 40 juta). Total bantuan bergulir yang mencapai Rp 1,1 milyar itu disalurkan kepada 32 kelompok UMK yang tersebar di 16 wilayah kecamatan.

Dari 32 kelompok UMK penerima bantuan tahap pertama tahun ini, menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinakerkop UKM) UKM  Kabupaten Banyumas Ir Wisnu Hermawanto MP, tercatat 376 pelaku usaha yang tergabung.

Masing-masing kelompok UMK menerima bantuan bervariasi antara Rp 20 hingga Rp 60 juta rupiah, disesuaikan dengan jumlah anggota dan jenis usaha yang digeluti para anggotanya.

"Bantuan bergulir seperti ini sudah ada sejak tahun 2007 semasa Bupati Aris Setiono," kata Bupati Husein, usia menyampaikan bantuan secara simbolik.

"Saya meneruskan, meningkatkan dan memperbaiki teknis penyalurannya," kata Bupati.

Adapun perbaikan-perbaikan yang dilakukan Bupati Husein antara lain, penyaluran dana  melalui PD BPR BKK Purwokerto dan tidak dipungut biaya administrasi. Selain itu, bunga pinjaman relatif rendah, yaitu 2% per tahun.

"Jika kelompok meminjamkan kepada anggota, maka tidak boleh ada tambahan bunga. Harus tetap 2% per tahun," kata Bupati.

Penerima bantuan bergulir tahun ini dilakukan berdasarkan hasil seleksi dan bukan karena faktor kedekatan. Bupati mempersilakan masyarakat untuk mengecek apakah kelompok penerima bantuan itu adalah famili atau kerabat dekat pejabat Dinakerkop UKM .

"Salah satu syarat untuk mendapat bantuan bergulir adalah bankable, atau layak dari sisi perbankan," kata Bupati Husein.

Bupati juga menegaskan bantuan bergulir ini agar betul-betul digunakan untuk keperluan usaha, bukan untuk kebutuhan konsumtif lainnya.

Di akhir sambutan Bupati Husein berpesan agar para penerima bantuan rajin serta disiplin dalam membayar angsuran pinjaman. Di samping itu, Bupati mendorong agar pelaku UMK terus mengembangkan usaha yang digelutinya.

"Sukses dari penyaluran bantuan ini dapat dilihat dari dua hal. Pertama, para penerima bantuan lancar dalam membayar angsuran. Kedua, usaha yang digeluti para pelaku UMK mengalami peningkatan," kata Bupati penuh harap

 


Rabu, 24 Mei 2017