Kabupaten Banyumas

Ribuan Driver dan Ojek Online Kembali Demo

 

Ribuan driver dan ojek online dari Gojek dan Grab kembali turun ke jalan melakukan aksi konvoi dan audensi dengan Wakil Bupati (Wabup) serta Kapolres Banyumas, Rabu (22/08/2019). Tuntutan yang disuarakan pengunjukrasa masih sama, yakni pengembalian pembagian insentif dalam skema lama.

Aksi dengan tuntutan mengembalikan pembagian insentif skema lama, sempat menutup Jalan Jenderal Sudirman untuk dijadikan tempat parkir. Dalam audensi ribuan driver dan ojek online ini di Pendopo Wabup ditemui Wabup Banyumas Sadewo Tri Lastiona, Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun dan Joha Nababan dari Komunitas Rempug Nasiona Pengemudi Online.

Dalam audensi Wabup Sadewo akan siap mefasilitasi keinginan mereka.

"Pihak pemerintah siap mefasilitasi tuntutan untuk disampaikan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub dan pihak aplikator Gojek dan Grab. Namun sebelumnya aku minta mereka membentuk paguyuban secara legal ke notaris," kata Wabup Sadewo.

Sementara Jaha Nababan dari Komunitas Rempug Nasional Pengemudi Online, siap membantu dan mefasilitasi menyampaikan tuntutanya ke pemerintah dan pihal aplikator,

"Karena permasalahan seperti ini tidak hanya di Bayumas, tapi di semua daerah di Indonesia," ungkapnya.

Ketua Paguyuban Driver Online Seluruh Masyarakat Banyumas (Desemar), Rudi Setiawan mengaku kecewa karena pada aksi ini tuntutan kepada aplikator untuk mengembalikan pembagian insentif skema lama belum terpenuhi.

"Meski begitu Wabup dan Kapolres yang telah mefasilitasi pertemuan," kata Rudi.

Ia menjelaskan pembagian skema lama yakni mendapat 20 orderan, dapat bonus Rp 80 ribu, dan skema saat ini untuk jumlah orderan yang sama hanya Rp 40 ribu.

"Kami juga tetap off bid selama tiga hari," kata Rudi Setiawan


Jumat, 23 Agustus 2019