Kabupaten Banyumas

Bupati Minta Kades Baru Turunkan Kemiskinan

 

Bupati Banyumas Ir Achmad Husein meminta kepada Kepala Desa baru untuk bisa membantu untuk mengurangi angka kemiskinan di desa masing-masing. Hal tesrsebut disampaikan Bupati saat memberi pembekalan gelombang ke 2 kepada Kepala Desa baru Kamis (10/10/2019) di Pendapa Sipanji Purwokerto.

Menurut Bupati, meski pada masa pemerintahan periode pertama, dirinya berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 18 persen menjadi 13,5 persen, namun itu masih cukup tinggi karena diatas rata-rata Jawa Tengah dan Nasional. Untuk itu Bupati minta Kepala Desa berinovasi dan bergerak bersama agar angka kemiskinan di Banyumas terus menurun.

“Saya mengajak para Kepala Desa untuk mengurangi angka kemiskinan. Sekarang 13,5 persen dan kita bersama-sama berusaha agar turun sampai dibawah 9 persen,” pinta Bupati Achmad Husein dihadapan para kepala desa saat memberikan pengarahan.

Bupati menambahkan kepala desa yang baru harus tahu betul masyarakatnya. Ke depan, kepala desa diminta mendata warga miskin ‘by nama by address’. Jika sudah menemukan, dan mereka tergolong usia produktif maka akan diupayakan mempunyai penghasilan baru dengan memberikan sarana dan prasarana.

Selain menurunkan angka kemiskinan, bupati juga melarang kepada Kepala Desa agar tidak menerima fee proyek, meski hal tersebut tidak mengurangi spec dan proyek sudah selesai. Hal tersebut menurut Bupati akan membuat Kepala Desa terbiasa, dan akan ada pembiaran jika proyek tidak sesuai dengan spec.

“Dengan alasan apapun saya melarang kepala desa menerima uang dari proyek yang dikerjakan. Lebih baik uang yang diterima untuk memnambah kualitas mauun kuantitas proyek yang sedang dikerjakan,” katanya.

Selain itu Bupati kembali menekankan agar semua pihak termasuk Kepala Desa yang baru untuk peduli dengan sampah.

“Saya berharap sampah yang ada tidak keuar dari desa yang bersangkutan. Sampah organik bisa digunakan untuk makanan magot, sedangkan tanaman yang dari plastik agar dibuat ecobreak, agar sampah tidak berserakan,” tambahnya.

Bupati mengingatkan bahwa bahagianya masyakat didesa, sengsaranya masyarakat di desa sangat tergantung dari Kepala Desa. Namun bupati yakin kepala desa terpilih akan mampu mengemban tugas yang ada.

“Untuk mencapai kesejahteraan, pengaruh Bupati itu hanya sekitar 20 persen saja, sedangkan Kepala Desa jauh mempunyai peran,” pungkas Bupati


Jumat, 11 Oktober 2019