Pemkab Banyumas Lounching Program Strategis Tahun 2014 Semester I

Kabupaten Banyumas

Lounching Kartu Banyumas Sehat tahap III dilaksanakan oleh wabup di Desa Gebangsari Kecamatan Tambak dan untuk 3 program lainnya yaitu Akta Kelahiran gratis, Infrastruktur dan BPJS Perangkat Desa oleh Bupati Ir. H. Achmad Husain di Desa Dawuhan Kulon Kecamatan Kedungbanteng.

Hadir di Dawuhan Kulon Bupati, Sekda, Asekbang Kesra Kepala Dinas/Lemtekda selain DKK, Camat se kabupaten Banyumas selain yang berada di eks Kawedanan Sumnpiuh Muspika Kedungbanteng, Kades se Kec. Kedungbanteng,dan tokoh masyarakat Dawuhan Kulon, sementara di Desa Gembangsari hadir Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kepala DKK, camat se eks Kawedanan Sumpiuh dan kades se Kec. Tambak dan Tokoh masyarakat Desa Gebangsari kecamatan Tambak.  

Didi mengurai beberapa porgram yang  dilounching antara lain

Sampai dengan tanggal 24 Maret 2014, jumlah total KBS yang telah di salurkan ke masyarakat pada louncing tahap 1 sebanyak 9.736 tahap II sebanyak 18.663 kartu, tahap ke III sebanak 15,918 dan pelayanan harian 8.245 kartu, sehingga kartu KBS yang telah tercetak dan disalurkan mencapai 52.562 kartu

Tahun 2013 dari 50.437 pemohon, sudah berhasil diselesaikan 44.786 dan sisa 5.651akta kelahiran dan untuk tahun 2014, sampai dengan bulan Maret 2014, dari jumlah pemohon sebanyak 26.634, baik melalui kantor maupun pelayanan keliling, telah diselesaikan sebanyak 10.880 dan sisa sebanyak 15.754 akan segera terselesaikan.  

Guna lebih meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan khususnya Akta Kelahiran secara gratis, Dindukcapil bekerjasama dengan RSUD Banyumas dan RSUD Ajibarang memfasilitasi pelayanan gratis pembuatan akta kelahiran bagi anak yang baru lahir (jebrol) baik di RSUD Banyumas maupun RSUD Ajibarang.

Dari sebanyak 301 Desa di 23 Kecamatan se Kabupaten Banyumas, sampai dengan tanggal 18 Maret 2014, sebanyak 113 Desa di 13 Kecamatan telah mengirimkan daftar nominatif kepesertaan BPJS Kesehatan Perangkat Desa ke kantor Cabang  utama Purwokerto BPJS Kesehatan, dan yang sudah dirlisasikan 2 Kecamatan dan untuk Desa-desa yang telah mengirimkan daftar nominatifnya, kartu BPJS-nya direncanakan akan direalisasikan pada bulan April 2014. Bagi desa yang belum mengirimkan daftar nominatifnya sedang dilakukan verifikasi data untuk selanjutnya di kirimkan ke Kantor Cabang Utama Purwokerto BPJS Kesehatan.

Pemkab Banyumas tahun 2014 menyiapkan dana untuk infrastruktur yang dikelola Dinas SDABM sebesar Rp.149.609.615.872,00 (seratus empat puluh sembilan milyar enam ratus juta rupiah lebih), yang akan digunakan untuk membiayai kegiatan Peningkatan Jalan dan Jembatan; Pembangunan Jalan dan Jembatan; Pembangunan Turap / Talud / Bronjong; Rehabilitasi / Pemeliharaan Jalan dan Jembatan;  Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa Dan Jaringan Pengairan Lainnya; Pengembangan Pengelolaan dan Konservasi Sungai, Danau dan Sumber Daya Air Lainnya; Pengendalian Banjir; dan Pembangunan Infrastruktur Perdesaaan.

Sedangkan anggaran infrastruktur yang dikelola melalui Dinas Cipta Karya,  Kebersihan dan Tata Ruang adalah sebesar Rp.51.728.508.800  (lima puluh satu milyar tujuh ratusjuta rupiah lebih), yang akan digunakan untuk Pembangunan Jalan dan Jembatan,  Pembangunan Saluran Drainase / Gorong-Gorong serta Pemeliharaan dan Rehabilitasi Jalan Lingkungan.

Husain juga menyampaikan  beberapa program strategis semester I tahun 2014 merupakan salah satu wujud dari komitmenya untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pelayanan dasar berupa akta kelahiran, infrastruktur untuk memudahkan kegiatan ekonomi masyarakat dan jaminan kesehatan perangkat desa agar lebih berdaya guna dan berhasil guna dalam melayani masyarakat.

Husain juga menyampaikan,  beberapa bulan ke depan, insya allah juga akan di launching beberapa program strategis lainnya, seperti penambahan tunjangan guru wiyata bakti untuk SD dan SMP yang akan dilaksanakan pada bulan Juli 2014, program penanaman kedelai 10.000 Ha diamana kondisi sekarang untuk calon lokasi dan petani sudah tersedia dan bantuan biaya sebesar Rp. 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah) per hektar dan bantuan benih yang akan dilaksanakan pada minggu ke 2 dan ke 3 bulan April 2014

Khusus untuk Kartu Banyumas Pintar (KBP), Husain menyampaikan, KBP diperuntukkan bagi siswa SD, SMP dan SMA yang kurang mampu dan tidak mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat. Pada tahun 2014 ini terdapat 1.166 siswa SD, 763 siswa SMP dan 500 siswa SMA kurang mampu di kabupaten banyumas. dari jumlah tersebut, sebanyak 564 siswa SD dan 408 siswa SMP telah mendapat bantuan dari pemerintah pusat. adapun sisanya, yaitu sebanyak 602 siswa SD, 355 siswa SMP maupun 500 siswa SMA, akan dibantu melalui APBD Kabupaten Banyumas, dengan jumlah bantuan masing-masing untuk siswa SD sebesar Rp.360.000,00 per siswa per tahun, siswa SMP sebesar Rp. 550.000,00 per siswa per tahun, dan untuk siswa SMA sebesar rp.1.000.000,00 per siswa per tahun.

Sementara Wakil Bupati Banyumas dr Budi Setiawan di desa Gebangsari dalam sambutnnya mnyampaiakan, KBS merupakan wujud komitmen Bupti dan wabub dalam rangka memberikan kemudahan akses kesehatan warga masyrakat Kabupaten Banyumas yang tidak terdaftar sebagai peserta Jamkesmas namun telah masuk dalam program Jamkesda.

Kepada camat, lurah dan kades, Budi juga meminta, untuk selalu berkooordinasi terkait seletivitas rujukan dengan puskesmas di derah maing-masing dan kepada para kepala puskesmas khususnya yang melaksanakan rawat inap untuk menempati rumah dinas sehingga dapat melaksanakan pelayanan selama 24 jam edan untuk selektif dalam memberikan rujukan ke RSUD Ajibarang dan Banyumas.

seiring dengan dioprasikannnya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Bidang Kesehatan (BPJS Kesehatan) Budi mengatakan masyarakat akan dijamin oleh BPJS Kesehatan dengan prinsip kepesertaan BPJS Kesehatan dengan iuran yang amengandung makna yang kaya membantu yang miskin, yang sehat membantu yang sakit sehingga budaya luhur Bangsa yaitu gotong rouyong akan terpupuk.

Ibu Yati pensiunan Guru dari Desa Gebangsari Tambak yang meminta kebijakan pemkab untuk memberikan tambahan kesejahteraan guru paud dan penjaga malam dan dijawab oleh kepala Dindik Purwadi Santoso melalui teleconference antara lain tambahan pengahasilan guru wiyatabakti sebesar Rp. 400.000,-untuk tahun 2014 yang menerima dengan kriteria guru kelas, masa kerja,dan kelulusan kelulusan.


22 04 2014 08:55:04