PNS Bergaya Peragawan dengan Batik Banyumasan

Kabupaten Banyumas

BANYUMAS - Masih dalam rangka susana peringatan Hari Jadi Banyumas ke 432, Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama Dekranasda menggelar Lomba Peragaan Busana Kerja Batik Banyumasan, Kamis (24/4) di Pendopo Sipanji Kabupaten Banyumas.

Sebanyak 120 pasang PNS berlenggak lenggok bak peragawan dan peragawati walau terkadang ada gerakan dan adegan yang masih terlihat kaku yang membuat para penonton tergelak tertawa. Seluruh pasangan tersebut, memperagakan berbagai busana berbahan dasar batik banyumasan yang memiliki corak yang beragam. Model yang dikenakan pun berbeda-beda sesuai dengan kreatifitas peserta.

Peserta yang terdiri dari para pejabat tertinggi yaitu Bupati Banyumas Ir Achmad Husein berserta Ny Erna Husein, Wakil Bupati dr Budhi Setiawan berserta Linawati Budhi Setiawan, Sekda Banyumas beserta ibu, Kepala SKPD, Camat sampai kepala desa dan keluarahan. Walaupun para peserta umurnya tidak muda lagi, tetapi cukup percaya diri melangkah mantap di atas catwalk, bahkan ada sebagian peserta yang memperlihatkan kemesraan dengan pasanganya di depan penonton.

Kabid Kebudayaan Dra Rustin selaku Panitia mengatakan bahwa lomba mensayaratkan peserta wajib berpasangan “Walapun tidak dengan suami atau istri, tetapi wajib berpasangan, sehingga ada peserta yang berpasangan dengan teman sejawat” katanya.

Rustin melanjutkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah menumbuh kembangkan dan memasyaraktkan sekaligus sarana untuk mengembalikan kejayaan batik Banyumasan. “Bapak Bupati telah mengintruksikan bahwa setiap hari Rabu s/d Sabtu PNS di Banyumas wajib menggunakan Batik Banyumasan, dengan demikian batik banyumasan diharapkan  akan menjadi kebanggaan PNS dan masyarakat Banyumas” lanjutnya.

Disamping lomba busana batik, disekitar pendopo juga digelar pameran produk batik dan makan khas banyumasan.

Bupati Banyumas Ir Achmad Husein dalam sambutanya yang menggunakan Bahasa Banyumasan, karena di Satuan Kerja Perangkat Daerah Banyumas kegiatan yang berlangsung pada hari Kamis wajib menggunakan Bahasa Banyumasan, mengatakan batik Banyumasan merupakan salah satu karya seni dan budaya Banyumas. Batik Banyumasan memiliki motif dan corak batik khas yang menggambarkan karakter orang Banyumas yang jujur apa adanya atau Cablaka.

Bupati juga berharap agar para pengusaha dan pengrajin bati terus mengembangkan motif baru dengan tidak meninggalkan dan merubah karakter asli batik Banyumasan ”angger kaya kuwe, Insya Allah Batik Banyumas bisa dadi kebanggaane wong Banyumas, angger teyeng bisa nganti Jawa Tengah, lan uga bisa ndadekna sedulur-sedulur dewek sing pada dadi pengarajin batik bisa tambah sejahtera mergane batike tambah laris” pungkas Bupati dengan Bahasa Banyumasanya.

Sumber : Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Banyumas


26 04 2014 07:30:52