2.200 Kartu Banyumas Pintar (KBP) Diluncurkan

Kabupaten Banyumas

2.200 Kartu Banyumas Pintar (KBP) Diluncurkan

Sebanyak 2.200 Kartu Banyumas Pintar (KBP) dengan  nilai total 1.240.840.000,-, Sabtu (6/12) diluncurkan, peluncuran KBP dilakukan oleh Bupati Banyumas Ir. H. Achmad Husein di Pendopo Si Panji, dihadiri oleh Wakil Bupati Banyumas, Komisi D DPRD Kab. Banyumas, Kepala dinas/lemtekda, kepala UPK perwakilan kepala SD, SMP, SMA/SMK di Kabupaten Banyumas.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas Drs. Purwadi Santosa dalam laporannya mengatakan, latar belakang diluncurkanya KBP adalah agar pendidikan dapat diakses dengan mudah oleh seluruh masyrakat Indonesia terutama dari masyarkat miskin dan rentan kemiskinan.

Pemberian KBP juga sebagai upaya jangaka panjang untuk mengamankan  memutus rantai kemiskinan dengan memastikan masyarakat miskin biasa mengakses pendidikan sehingga mutu SDM Indonesia terus meningkat dan mampu bersaing dalam era masyarakat golbal.

" KBP juga merupakan misi Kabupaten Banyumas tahun 2013-2018 yakni meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses layanan pendidikan dan kesehatan yang murah dan berkualitas" Tambahnya

Purwadi juga mengatakan, sasaran KBP adalah siswa SD Klas 1-5, , SMP kelas 7 dan 8, dan SMA/SMK kelas 10 dan 11 dengan katagori  miskin, terancam putuus sekolah karena kesulitan biaya, tidak sedang menerima bantuan sejenis dari sumber lain dan berdomisili di Kabupaten Banyumas.

Purwadi menjelaskan, untuk tahun 2014 disalurkan 2.200 KBP masing masing untuk SD sebanyak 1.029 @ Rp. 360.000 jumlah Rp. 370.440.000,- SMP jumlah 668 @ Rp. 550.000 jumlah Rp. 367.400.000,- dan SMA/SMK jumlah 503 @ Rp. 1.000.000,- jumlah  Rp. 503.000.000,-  sehingga total KBP yang disalurkan 2.200 siswa total Rp. 1.240.840.000,- dan pemanfaatannya untuk pembelian buku dan alat tulis sekolah, pembelian pakaian dan perlengkapan sekolah, biaya transportasi ke sekolah dan uang saku siswa ke sekolah.

Purwadi menambahkan, untuk tahun 2015 jumlah KBP yang diusulkan sebanyak 8.333  dengan nominal berbeda karena adanya kenaikan BBM yaitu untuk SD Rp. 500.000,- SMP Rp. 750.000, dan SMA/SMK Rp. 1.000.000,-   sehingga jumlahnya mencapai Rp. 5.582.000.000,-

Bupati Achmad Husein dalam sambutannya mengatakan, latar belakang dikeluarkannya KBP adalah karena banyak keluhan dari masyarakat terhadap dirinya dan wakil Bupati  yang hanya dapat sekolah tapi tidak dapat membeli peralatan sekolah seperti tas, buku sepatu seragam dan lainnya.

Husein juga mengatakan, KBP sebenarnya sudah disiapkan pada anggaran di APBD induk tahun 2014 tapi karena bersumber dari dana bantuan sosial maka harus mengikuti prosedur aturan yang berlaku yaitu harus masuk KUA PPAS sehingga diakhir tahun, baru dapat diluncurkan.

" saya sudah perintahkan kepada Dinas Pendidikan untuk segera diluncurkan, tetapi karena harus memenuhi aturan pencairan dana Bansos maka baru akhir tahun ini diluncurkan dan jauh lebih baik dari pada tidak" imbuhnya.

Husein berharap, melalui  KBP diharapkan dapat lebih meningkatkan akses dan mutu pelayanan pendidikan di Kabupaten Banyumas kepada masyarakat, yang bermuara pada meningkatnya kualitas anak didik.

Kepada para penerima  KBP Husein berpesan, gunakan KBP  dengan sebaik-baiknya untuk mendukung menyelesaikan pendidikan, seperti pembelian buku dan alat tulis sekolah, pembelian pakaian dan perlengkapan sekolah seperti sepatu dan tas,  biaya transportasi ke sekolah, atau uang saku ke sekolah

" jangan untuk nyaur utang orang tuanya " imbuhnya

sementara kepada para kepala Sekolah dan Dias Pendidikan Husein berpesan agar para kepala sekolah untuk menghimpun pertanggungjawaban penggunaan KBPdari para penerima, untuk selanjutnya dilaporkan kepada dinas pendidikan dan Kepala Dinas Pendidikan untuk menghimpun laporan pertanggungjawaban penggunaan KBP dari sekolah, untuk selanjutnya disampaikan kepada DPPKAD. dinas pendidikan juga harus melakukan monitoring dan evaluasi penyaluran dana KBPini, agar penyaluran KBP tahun 2015 akan berjalan lebih baik lagi.


08 12 2014 08:04:13