SMA N BANYUMAS JUARA SEKOLAH SEHAT NASIONAL

Kabupaten Banyumas

 

SMA N BANYUMAS JUARA SEKOLAH SEHAT NASIONAL

 

SMA Negeri Banyumas menorehkan prestasi di tingkat nasional, setelah mendapat nilai tertinggi pada lomba sehat sekolah UKS tingkat nasional kategori sekolah Best Achievement (pengupayaan terbaik) tahun 2015.

Pembina UKS SMA N Banyumas Drs. Slamet Riadi, Selasa (18/8) mengatakan bahwa penganugerahan penghargaan dilakukan pada 16 Agustus 2015 di Hotel Bumi Wiyata Depok oleh Dirjen Dikdasmen Kemendikbud kepada Kepala SMA N Banyumas Mohamad Husein, S.Pd, M.Si. Menurutnya acara tersebut dihadiri jajaran pejabat Kemendagri, Kemendikbud, Kemenag, dan Kemenkes. "Saat ini Bapak Kepala Sekolah masih mengikuti rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Jakarta, antara lain kemarin (17/8) mengikuti Upacara Detik-detik Proklamasi di Istana Negara, hari ini (Selasa (18/8) audiensi dengan beberapa menteri antara lain Menteri Kesehatan, Menteri Agama, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan menteri Dalam Negeri” kata Slamet Riadi

Ia menjelaskan lomba sekolah sehat tingkat nasional di SMA N Banyumas dikunjungi oleh Tim Tingkat Nasional pada tanggal 27 Mei. SMA Negeri Banyumas yang memiliki luas area  3,9 ha dengan ruang terbuka (open space) mendekati  70% menjadi sekolah berwawasan lingkungan, sekolah adiwiyata bahkan menjadi Green school. “Kita bersyukur kita meraih Sekolah Sehat Tingkat Nasional” katanya.

Slamet Riadi menambahkan mulai tahun 2011 SMA Negeri Banyumas bersama kepala sekolah Mohammad Husain,S.Pd.,M.Si berbenah diri untuk meracik persiapan menuju Green School dan sekolah sehat.

Aksi-aksi telah banyak diprogramkan dan dilaksanakan diantaranya adalah penataan ruang-ruang terbuka untuk area hutan sekolah, fasilitas olah raga yaitu lapangan sepak bola 2 lapangan bola volley, 1 lapangan futsal, green house, tanaman obat, taman buah,kolam ikan, dan taman-taman antar ruang serta taman terbuka yang cukup luas. Citra khas lingkungan sekolah adalah untaian markisa melilit melingkar sekitar sekolah. “Julukan tersebut layak karena hampir seluruh ventilasi atau rumah jalan sekolah dipenuhi markisa” jelasnya.

Aksi penyelamatan lingkungan juga dilakukan oleh “Pendekar Lingkungan” yang tergabung dalam Green team sekolah ( OSIS, MPK, Pramuka, Pecinta Alam) dengan aksi membuat bank sampah dan mengolah sampah dengan 3 R (Reuse, Reduce dan Recycle) dan membagikan kepada seluruh siswa dan warga sekolah berupa tas ramah lingkungan untuk menghilangkan dan mereduksi penggunaan tas kresek di sekolah.

Demikian juga peranan guru yang tergabung dalam “Laskar Pelangi” memiliki kometment yang kuat untuk memberikan pembelajaran untuk menumbuhkan cinta lingkungan. Cinta lingkungan berarti peduli, ramah dan bahkan rela berkorban untuk menyelamatkan lingkungan dari segala faktor yang berpotensi merusak lingkungan. “Hal yang sangat menyolok adalah disekolah ini semua bebas asap rokok, termasuk tamu pun bila ketahuan merokok, warga sekolah pasti menegur” tambahnya.

Slamet Riadi merasa bersyukur dengan bekal partisipasi warga sekolah dan partisipasi masyarakat, sekolah ini dapat mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan, sekolah adiwiyata, green school dan sekolah sehat.

Dengan motto “hanya dengan manusia yang baik lingkungan akan berkembang secara optimal, dan hanya dengan lingkungan yang baik manusia akan berkembang secara optimal, satu bumi satu masa depan yang harus kita wujudkan bersama” mengantarkan prestasi SMA di kancah nasional. 

 

 


Rabu, 19 Agustus 2015