Pemkab Banyumas Gelar Harganas XXII

Kabupaten Banyumas

Pemkab Banyumas Gelar Harganas XXII

  • Toni S. Moerdijat S.POG peraih Wirakarya Kencana

Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas)  ke XXII Tahun 2015 Tingkat Kabupaten Banyumas Jum'at (4/9) kemarin di gelar di halaman rumah pribadi  dr. Toni S Mudijat SPOG di Jalan Ahmad Yani Purwokerto, dihadiri oleh Bupati Banyumas,  TP PKK Kabupaten Banyumas, Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), Bidan, dan Pegawai Bapermas PKB.

sebelumnya seluruh peserta melakukan jalan sehat yang menempuh rute dari halaman Bapermas PKB Jalan Suparno, Jl Prof dr. Suharso, Jl. dr. Angka, Jl dr. Ahmad Yani dan finish di rumah dr.Toni.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan Surat Keputusan Bupati Banyumas kepada 20 Sekdes PNS yang dimutasi menjadi PLKB dan penyerahan penghargaan dan hadiah kerjuaraan dalam rangka Hargana XXII Tahun 2015.

Kepala Bapermas PKB Kabupaten Banyumas Drs. Tefur Arofat M.Pdi  dalam laporannya menyampaikan Tema Harganas Tahun ini adalah "Harganas merupakan momentum upaya membangun Karakter Bangsa mewujudkan Indonesia Sejahtera" dengan moto Keluarga Berkarakter Indonesia Sejahtera

Taefur juga mengatakan, salah satu permasalahan dalam penanganan Keluarga Berencana di Kabupaten Banyumas saat ini adalah belum adanya Badan khusus yang menangani KB dan kurangnya PLKB di Banyumas "sesuai dengan UU No. 52 Tahun 2009 Tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga diamanatkan bahwa di Kabupaten/kota harus dibentuk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Daerah (BKKBD) dan jumlah PLKB di Banyumas saat ini 118 yang harus membina 331 Desa/Kelurahan dengan asumsi 1 PLKB membina 3-4 Desa sehingga kurang maksimal" Jelasnya.

Taefur Menambahkan, upaya untuk mengatasi permaslahan tersebut dilakukan dengan penambahan PLKB dan melakukan optimalisasi Institusi  Masyarakat Pedesaan (IMP) " Alhamdulilah Tahun ini kita mendapatkan 20 Tenaga PLKB baru dari Sekdes PNS yang telah diseleksi dan memenuhi syarat menjadi PLKB, sehingga target 320.000 aseptor dapat kita maksimalkankita dan mengoptimalkan IMP seperti kader-kader KB di Desa/Kelurahan yang terdiri dai Pembantun Pembina KB Desa (PPKBD), sub PPKBD dan kelompok KB bahkan para remaja dan pemuda untuk bahu membahu perberan dalam program KB " tambahnya

Taefur menambahkan, langkah lain yang sedang diupayakan yaitu dengan mengoptimalkan IMP untuk bahu membahu secara sukarela  berperan dalam program KB " kita sedang mengupayakan agar IMP seperti kader-kader KB di Desa/Kelurahan yang terdiri dai Pembantun Pembina KB Desa (PPKBD), sub PPKBD dan kelompok KB bahkan para remaja dan pemuda secara suka rela untuk bahu membahu berperan dalam program kependudukan dan KB" imbuhnya.

Bupati Achmad Husein dalam sambutannya menyampaikan, tujuan peringatan Harganas adalah terciptanya Keluarga Bahagia yang menjadi idaman setiap manusia walaupun tolak ukurnya sangat sulit dan adanya dalam hati " Keluarga bahagia itu salah satu indikatornya adalah sehat, anak kita berpendidikan tinggi, ekonomi cukup Taqwa dan meninggal khusnul khotimah" jelasnya

Husein menginginkan agar Bapermas PKB membuat target kepada para PLKB terutama yang baru agar kinerjanya dapat terukur" menjadi PLKB itu menjanjikan jenjang karirnya lebih mudah karena fungsional dan bisa mencapai golongan IV dan merupakan tugas yang penuh tantangan dan ibadah sehingga harus ditekuni dengan iklas" tambahnya

Husein juga menginstruksikan agar pelayanan KB di Banyumas gratis " saya sudah perintahkan kepada Bapermas PKB agar pelayanan KB di Banyumas gratis kalau ada Perbub atau Perda yang harus diubah  nanti kita ubah" imbuhnya.

  1. TONI S MOERDIJAT S.POG Peraih Wirakarya Kencana

Karena perannya dalam  penanganan penyakit IVA,  dr. TONI S MOERDIJAT, S.POG mendapat penghargaan Wirakarya Kencana dari Menteri Kesehatan yang diserahkan pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXII Tahun 2015 yang di gelar pada Bulan Agustus 2015 di Tenggerang Selatan

  1. Toni yang merupakan salaah satu doketer senior di Banyumas telah berperan aktif dalam pencegahan dan penanganan IVA di Banyumas, Penanganan ibu hamil meninggal dan berbagai aktivitas lainnya dalam pelayanan kesehatan di Kabupaten Banyumas

Dalam sambutannya disela peringatan Harganas ke XXII Tingkat Kabupaten Banyumas yang digelar dirumahnya dr. Toni menyampaikan, untuk mencegah penyakit IVA para ibu disarankan untuk memeriksakan dirinya karena penyakit dapat menimbulkan kemelaratan.

" Saya berpesan kepada PLKB juga turut menghimbau kepada ibu-ibu terutama yang berusia 30 s.d 50 tahun untuk memmeriksakan IVA karena penyakit ini awalnya tidak terasa dan kalau sudah menjadi kanker dapat membuat kemelaratan karena biayanya banyak" jelasnya

Terkait dengan keberhasilan KB di Banyumas Toni Berpesan agar PLKB luwes kepada masyarakat dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) jangan hanya mengurusi persalinan saja tetapi berperan aktif dalam program KB " PLKB itu harus luwes dan banyak pengalaman sehingga akan mudah diterima oleh masyarakat dan mayarakat akan mudah mengikuti program kita, sedangkan IBI jangan hanya mengurusi persalinan saja tepi turut serta mensukseskan program KB" himbaunya.


Senin, 07 September 2015