PASAR MANIS MULAI RAMAI PEMBELI

Kabupaten Banyumas

 

PASAR MANIS MULAI RAMAI PEMBELI

 

Peresmian Pasar Manis oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) Rabu (4/5/2016) minggu lalu, menjadi berkah bagi para pedagang. Hari-hari setelah peresmian dilakukan, banyak masyarakat luas yang berbondong-bondong mengunjungi Pasar Manis, pasar rakyat modern pertama di Purwokerto.

 

Ketua Paguyuban Pasar Manis Purwokerto Samingun saat dihubungi Senin pagi (9/5/2016) mengatakan peresmian pembangunan tahap pertama oleh Presiden, berdampak positif terhadap para pedagang. “Walaupun pengunjung ada yang cuma penasaran ingin melihat pasar baru, tetapi tidak sedikit yang berbelanja” jelasnya.

 

Hal tersebut berdampak positif terhadap para pedagang. “Selain masyarakat paham zona zona kios, para pedagang juga mendapat imbas daganganya menjadi laris” tambah pedagang tempe asal Pliken Kembaran itu.

 

Dampak lain adalah merubah kebiasaan para pedagang, mereka tidak menumpuk sampah, dan rajin menata daganganya agar terlihat rapi. “Teman-teman mengingat pesan Bapak Presiden, agar pasar tetap dijaga dan dirawat agar supaya selalu bersih dan nyaman” tambah Samingun

 

Kartem pedagang sayuran juga mengaku ada peningkatan kunjungan dan penjualan daganganya. “Setelah kunjungan Bapak Presiden, pasar banyak dikunjungi masyarakat dan banyak yang semula melihat-lihat akhirnya berbelanja” katanya.


Pasar tertib ukur

 

Fasilitas pasar manis juga menunjukan sebagai pasar rakyat modern. Hal ini terlihat adanya kelengkapan fasilitas umum seperti klinik, ruang menyusui, tempat mengukur ulang barang belanjaan (tera) dan layar televisi yang menayangkan daftar harga komoditas dari berbagai pasar hasil pantauan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Banyumas.

 

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Yunianto menjelaskan selain fasilitas umum yang lengkap, pada tahun 2015 pasar manis juga dinobatkan sebagai pasar tertib ukur. “Sepanjang tahun 2014-2015, kementrian perdagangan melakukan pemantauan ukuran timbangan. Dan hampir semua pedagang tidak melakukan kecurangan dalam ukuran timbangan barang yang dijual” jelasnya.

 

Yunianto menjelaskan, Banyumas baru memiliki 2 pasar tertib ukur yang diakui oleh kementrian perdagangan. “Baru 2 pasar yaitu Pasar Manis Purwokerto dan Pasar Karanglewas, sementara secara bertahab kita akan memantau semua pasar rakyat. Tahun ini yang dipantau pasar Sokaraja dan Ajibarang” tambahnya.

 

Parsito


Senin, 09 Mei 2016