Plt Bupati Buka Sejumlah Pelatihan

Kabupaten Banyumas

Plt Bupati Buka Sejumlah Pelatihan

- BLK Gelar 5 Jenis Pelatihan, Diikutii 74 Peserta

 

PURWOKERTO - Plt Bupati Banyumas dr Budhi Setiawan membuka pelatihan berbasis kompetensi (PBK) di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Banyumas, yang beralamat di Jl Raya Baturraden Km 5,3 Purwokerto Utara, Senin (26/3).

 Ada lima jenis PBK yang digelar di BLK setempat, meliputi pelatihan perbengkelan atau mekanik sepeda motor (16 peserta), pelatihan juru las (16), pengolahan hasil pertanian (16), kecantikan kulit dan rambut (16), serta pelatihan garmen (10 peserta). Empat pelatihan pertama didanai dari sumber APBN, sedangkan pelatihan garmen didanai dari sumber APBD.

Total peserta yang ikut pelatihan tahap ini ada 74 orang, dengan peserta termuda 18 tahun dan tertua 46 tahun. Kepada masing-masing peserta diberikan bantuan alat tulis, tas kerja, pakaian kerja, bantuan transport dan konsumsi.

 “Saya berharap kalian tidak setengah-ssetengah dalam mengikuti pelatihan ini. Kalian harus serius sehingga memiliki kompetensi yang bagus selesai pelatihan nanti,” kata Plt Bupati di hadapan seluruh peserta pelatihan.

 Pelatihan yang dilaksanakan BLK Kabupaten Banyumas kali ini adalah pelatihan berbasis kompetensi. Oleh karena itu, menurut Plt Bupati, selesai pelatihan para peserta harus memiliki potensi yang memadai. Sehingga ke depan mereka memiliki ketrampilan (skill) yang bermanfaat untuk dirinya dan untuk menghidupi keluarga nantinya.

 Plt Bupati juga meminta agar pihak BLK juga terus memantau perkembangan peserta didik setelah mengikuti pendidikan. Sebab kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka membekali kalangan generasi muda dengan berbagai skill sehingga menjadi generasi muda yang produktif, bisa membuka lapangan kerja baru serta dapat mengurangi tingkat pengangguran.

 “Pelatihan yang dilaksanakan di Kabupaten Banyumas kali ini adalah pelatihan tingkat dasar. Jika memang diperlukan, pemerintah akan memfasilitasi pelatihan serupa tingkat lanjutan maupun tingkat mahir,” kata dr Budhi


Selasa, 27 Maret 2018