Launching Program Banyumas Menjemput Pasien Gadar

Kabupaten Banyumas

Launching Program Banyumas Menjemput Pasien Gadar

PURWOKERTO - Plh Bupati Banyunas Wahyu Budi Saptono melakukan launching Program Banyumas Menjemput Pasien Gawat Darurat (Gadar), bertempat di Pendopo Sipanji Kabupaten Banyumas, Kamis (31/5).

Program ini diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas dalam rangka mewujudkan pelayanan kesehatan yang responsif terhadap kejadian gawat darurat tak saja di fasilitas kesehatan namun juga di lapangan.

"Masyarakat sangat membutuhkan pelayanan gawat darurat secara cepat dan tepat. Sehingga kami bertekad memberikan layanan gawat darurat dengan menjemput pasien 24 jam," kata Kepada Dinas Kesehatan (Kadinkes),Sadiyanto SKM MKes.

Layanan tersebut, menurut Sadiyanto, dapat diakses masyarakat melalui panggilan HP maupun dengan aplikasi Android berbasis Website.

Mengingat keterbatasan sumberdaya yang ada, sasaran gawat darurat yang dilayani saat ini meliputi pasien kecalakaan lalu lintas, kegawatdaruratan persalinan, dan ODGJ (orang dengan gangguan jiwa).

Layanan ini diharapkan dapat mencegah kematian atau kecacatan pada pasien gawat darurat karena mendapat penanganan yang cepat dan tepat.

Saat ini, menurut Sadiyanto, masih dijumpai pasien gawat darurat yang dibawa dengan kendaraan pribadi, angkutan kota, angkutan pedesaan, bahkan dengan pick-up bak terbuka.

Plh Bupati Wahyu Budi Saptono mengakui, program layanan masyarakat ini terinspirasi dari layanan ojek online.

"Saya berdiskusi dengan Kadinkes bahwa, sekarang orang pesan pecel saja bisa terlayani dengan cepat dan murah lewat ojek online. Kenapa pemerintah daerah tak berbuat demikian?" kata Plh Bupati.

Bermula dari diskusi tersebut, mengutip Plh Bupati, Program Banyumas Menjemput Pasien Gadar dapat terwujud.


Kamis, 31 Mei 2018