Pangdam IV Diponegoro Tutup TMMD

Kabupaten Banyumas

Pangdam IV Diponegoro Tutup TMMD

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Semester II Tahun 2018 di Kabupaten Banyumas resmi ditutup oleh Panglima Kodam IV Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto S,Sos, M.Si di lapangan Desa Sawangan Kecamatan Ajibarang, Rabu (8/8/2018). Penutupan ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Pangdam dan Pj Bupati Banyumas Drs Budi Widodo M.Si dan pemukulan kentongan oleh Pangdam.

Dalam laporanya Dandim 0701 Banyumas Letkol Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S , S.I.P mengatakan sasaran dalam TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2018 Kodim 0701 Banyumas untuk sasaran fisik berupa pengaspalan jalan dengan panjang 2.000 meter X Lebar 2,5 meter selesai 100 %, benah rumah : 6 unit selsai 100 % serta sasaran non fisik dengan dilaksanakan kegiatan penyuluhan dan sosialisasi dari TNI, Polri, OPD Kabupaten Banyumas, organisasi wanita, Baznas sesuai jadwal yang telah dibuat oleh Diskiminfo selaku koordinator Sasaran Non Fisik.

“Jumlah keterlibatan personil 140 orang terdiri dari TNI 40 orang, Polri 10 orang, Tim Asistensi 5 orang dan masyarakat 85 orang,” kata Wahyu.

Sementara itu dalam sambuatanya Pangdam mengatakan TMMD ke-102 tahun 2018 mengangkat tema “Manunggal Membangun Karakter Generasi Milenial”. Menurutnya tema itu sangatlah tepat apabila dihadapkan dengan kondisi generasi muda saat ini yang semakin modern.

“Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi, moralitas dan karakter generasi muda juga harus dibangun sehingga menjadi pribadi yang kreatif, aktif, inovatif dan berjiwa nasionalis yang kuat,” katanya

Sedangkan untuk sasaran non-fisik, fokus program TMMD kali ini telah diarahkan untuk menumbuhkan kekebalan dalam menghadapi isu isu disintegrasi bangsa dan hal-hal yang mengara kepada konflik sosial. Dalam mencapai tujuan tersebut, Satgas TMMD yang bersinergi dengan dinas terkait di Pemda setempat, telah melaksanakan penyuluhan tentang hukum, wawasan kebangsaan, kerukunan antar umat beragama, serta bahaya Narkoba dan paham-paham radikal.

“Setiap Satgas juga mengeluarkan tim-tim yang bertugas memberikan asisten tentang pemeliharaan kamtibmas, pencegahan dan penanganan Karhutla (Kebakaran hutan dan
lahan), penyuluhan kesehatan dan program KB, serta bimbingan tentang Cara cara bertani dan beternak yang modern,” kata Pangdam

Usai upacara Pangdam bersama PJ Bupati dan tamu udangan berkenan meninjau hasil kegiatan berupa pengaspalan jalan, dengan menggunting pita, pelepasan balon, penandatangan prasasti dan pembukaan selubung nama jalan.


Kamis, 09 Agustus 2018