Isak Tangis Warnai Kedatangan Jemaah Haji Banyumas

Kabupaten Banyumas

Isak Tangis Warnai Kedatangan Jemaah Haji Banyumas

 

Isak tangis haru mewarnai kepulangan 351 jemaah haji Banyumas. Jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 90 disambut haru oleh keluarga dan kerabat setelah 40 hari berada di tanah suci.

Mereka tiba di GOR Satria, Selasa (25/9) sekitar jam 08.15. Walaupun belum seluruh kerabat menunggu karena waktu kepulangan mereka maju kurang lebih 75 menit. Namun bagi yang sudah hadir, begitu bus datang dan ratusan jemaah turun, mereka langsung menyambut dengan penuh rasa rindu. Mereka saling berpelukan, berjabat tangan sambil menahan tangis haru.

"Alhamdulillah, akhirnya bapak ibu pulang dengan selamat,” kata salah satu pengunjung sambil memeluk bapak dan ibunya

Rombongan Jemaah haji Banyumas  kembali pulang ke Banyumas diawali kloter 89 yang sudah tiba di GOR Satria Senin (24/9) Pukul 21.15 WIB. Sementara Kloter 90 tiba di GOR Selasa (25/9) pukul 08.15 WIB lebih awal dari waktu yaitu 09.30 WIB. Diikuti Kloter 91 pada malam nanti dijadwalkan sekitar pukul 22.30 WIB.

Sementara itu, jemaah 92 dijadwalkan pulang Rabu (26/9) pukul 08.30 WIB selang 1 jam kemudian kliter 93 tiba sekitar 09.00 WIB.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sriyono saat menerima kembali jemaah haji dari Petugas Haji Indonesia mengajak agar jemaah menjaga kemabruran haji.

“Mabrur itu hasil dari ibadah haji yang kita lakukan, indokatornya ada perubahan ke arah lebih baik dibandingkan dengan sebelum berangkat,” kata Sriyono saat menerima penyerahan dari Petugas Haji di Asrama Haji Donohudan

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Banyumas Amirudin mengatakan pada musim haji ini jamaah haji ini yang berangkat sebanyak 1107 jemaah yang meninggal cukup banyak yakni 9 orang. Mereka pulang ke Banyumas mulai 24-26 September 2019 secara bertahap.“Saya merasa prihatin dengan banyaknya, jemaah yang meninggal mencapai 9 orang bahkan masih ada a jemaah yang dirawat disana, ini terbanyak selama ini. Padahal dari jamaah yang meninggal diatas usia 70 tahun hana 2 orang lainya kisaran 60 tahun,” tambahnya.

Menurut Amirudin jemaah haji yang kembali ke Banyumas memperoleh layanan penjemputan kepulangan dari Pemerintah Kabupaten Banyumas di Asrama Haji Donohudan menuju GOR Purwokerto. Pemkab melibatkan Polri untukmu pengawalan serta tenaga kesehatan beserta ambulancenya.

Amir menyampaikan untuk koper jemaah yang semula diinformasikan untuk diambil di Gedung IPHI karena sedang ada pembanbangunan jalan, koper dapat diambil di Balai Keluarahan Purwokerto Lor.

“Untuk air zam-zam sudah kami kirimkan terlebih dulu melalui Kelompok Bimbingan Haji,” tambahnya

 

 


Selasa, 25 September 2018