Kabupaten Banyumas

Bupati Husein Launching Dua Program Sekaligus


- Dalam Rangka Percepatan Program 99 Hari Bupati dan Wakil Bupati


BANYUMAS – Dalam satu hari, Bupati Banyumas Ir H Achmad Husein melakukan launching dua kegiatan secara maraton. Yakni layanan administrasi kependudukan (adminduk) yang cukup diurus di kecamatan, dan percepatan pembangunan 999 rumah tidak layak huni (RTLH).

Layanan adminduk yag cukup diurus di kecamatan itu di-launching oleh Bupati Husein di Pendopo Kecamatan Sokaraja, Sabtu (6/10).

“Ini karena Sokaraja yang paling siap. Sekarang, masyarakat Kecamatan Sokaraja tidak perlu jauh-jauh ke Purwokerto untuk mengurus surat-surat kependudukan melainkan cukup di sini. Selain lebih dekat, untuk pengurusannya tidak ada biaya apapun alias gratis,” kata Achmad Husein.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Husein juga meminta agar 26 kecamatan yang lain untuk segera menyusul melaksanakan pelayanan serupa.

Kepada Bupati dan Wakil Bupati bersama pejabat yang hadir, Camat Sokaraja Drs Purjito melaporkan pencapaian layanan adminduk yang telah dilakukan jajarannya selama 2018.

“Sejak Januari hingga awal Oktober ini, kami telah melayani sebanyak 623 lembar Akta Kelahiran atau sekitar 70 lembar per bulan,” kata Purjito.

Selain itu, Kecamatan Sokaraja juga telah melayani permohonan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan Kartu Identitas Anak (KIA).

“Hingga bulan ini, layanan KK mencapai 2.766 lembar atau rata-rata 307 lembar per bulan. KTP sebanyak 5.388 lembar atau 598 lembar per bulan, dan KIA mencapai 5.615 lembar atau 625 lembar per bulan,” tutur Purjito.


Rehab 999 RTLH

Usai melakukan launching di Kecamatan Sokaraja, Bupati Husein bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Desa Sambirata Kecamatan Cilongok.

Sebelum melakukan pencanangan percepatan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Sambirata, Bupati Banyumas Ir H Achmad Husein dan Wakil Bupati Banyumas Drs H Sadewo Tri Lastiono menyempatkan diri menyambangi penduduk yang rumahnya sedang direhab.


“Tahun ini kita akan merehab sebanyak 999 RTLH di wilayah Kabupaten Banyumas. Pencanangannya lakukan di Desa Sambirata hari ini,” kata Bupati Husein.

“Isnya Allah, akhir tahun ini rehab 999 RTLH akan selesai,” kata Bupati.

Untuk diketahui, jumlah RTLH di seluruh Indonesia mencapai 3,4 juta unit. Dari jumlah tersebut 1,6 juta unit di antaranya ada di Jawa Tengah.

Berdasarkan data Pemutakhiran Basis Data Terpadu (PBDT), pada tahun 2015 di wilayah Kabupaten Banyumas terdapat 10.080 unit RTLH prioritas 1 atau rusak 3 komponen (atap, lantai dan dinding).

Adapun RTLH prioritas atau rusak 2 komponen ada 48.514 unit. Sementera itu, RTLH prioritas 3 (rusak salah satu komponen) jumlahnya mencapai 116.977 unit.
Menurut Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) Kabupaten Banyumas, Ir Ariono Poerwanto BP MT, jumlah RTLH di Kabupatan Banyumas saat ini ada sekitar 80 ribu unit.

“Jumlahnya RTLH di Kabupaten Banyumas masih cukup banyak. Untuk menyelesaikannya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Selain dari sumber APBD dan APBN, ada pula bantuan dari BAZNAS, CSR, BUMD, dan hasil bergotong-royong masyarakat,” kata Achmad Husein.

Sekadar catatan, total RTLH di Desa Sokawera yang sedang dibenahi ada sebanyak 33 unit. Dari jumlah tersebut, 17 unit dibiayai dari sumber APBD kabupaten, 3 unit (APBD provinsi), 7 unit (APB Desa), 5 unit (CSR), dan 1 unit (PNPN).

Kedua kegiatan launching di atas dilaksanakan dalam rangka percepatan Program 99 Hari Bupati dan Wakil Bupati Banyumas periode 2018-2023. (*)


Senin, 08 Oktober 2018