Kader JKN BPJS Purwokerto Siap Lakukan Pendampingan

Kabupaten Banyumas

Kader JKN BPJS Purwokerto Siap Lakukan Pendampingan

 

PURWOKERTO - Untuk meningkatkan sosialisasi dan kepesertaan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Purwokerto merekrut sebanyak 139 Kader JKN. Perekrutan tersebut dilakukan di empat kabupaten di wilayah kerja BPJS Cabang Purwokerto.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Purwokerto, Ondrio Nas Rabu (14/11) mengatakan dari 139 kader JKN yang direkrut, dengan rincian sebanyak 47 orang di Kabupaten Banyumas, 44 di Cilacap, 26 Purbalingga dan 22 orang di Banjarnegara.

“Kader JKN merupakan mitra BPJS sekaligus kepanjangan tangan BPJS Kesehatan untuk mengingatkan kepada masyarakat tentang pembayaran iuran serta melakukan pendampingan pelayanan kesehatan. Mulai dari memberikan informasi, edukasi hingga koordinasi keluhan pelayanan,” katanya

Sedang untuk mempermudah pelayanan kepada peserta Program JKN-KIS, selama dua bulan terakhir, BPJS Purwokerto sudah menerapkan ujicoba sistem rujukan online yang dimaksudkan untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan. Dalam sistem rujukan online, masyarakat akan dirujuk ke faskes sesuai dengan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.

Menurut Ondrio, hingga akhir bulan September 2018, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Purwokerto sudah membayar tagihan sebesar Rp 1,4 triliun kepada faskes yang menjadi mitra BPJS. Namun pembayaran tersebut masih menyisakan tunggakan sebesar Rp 155 miliar.

Sisa tagihan itu akan dibayarkan secara bertahap. Saat ini pihaknya sudah menyelesaikan pembayaran sampai dengan tanggal 31 September sehingga yang belum dibayarkan adalah tagihan mulai bulan Oktober sampai dengan pertengahan bulan November ini.

ʺUang di BPJS ini kan keluar-masuk sangat cepat, sehingga pembayaran akan dilakukan secara bertahap,ʺ terang Ondrio Nas.

Ondrio menambahkan saat ini tercatat 351 faskes yang bekerjasama dengan BPJS Cabang Purwokerto yang mencakup empat kabupaten yaitu Banyumas, Purbalingga, Cilacap dan Banjarnegara. Terdiri dari faskes tingkat pertama ada 134 Puskesmas, 118 praktek dokter perorangan, 19 dokter gigi, 13 faskes TNI/Polri dan 67 Klinik Pratama.

Selain itu, BPJS juga bekerjasama dengan 69 faskes rujukan tingkat lanjutan yang terdiri dari 44 rumah sakit, serta 25 apotek. Untuk kepesertaan BPJS Kesehatan di wilayah kerja BPJS Cabang Purwokerto, baru mencapai 74 persen.

“Hingga 5 November 2018 kepesertaan sebanyak 4.132.651 jiwa dari total jumlah jiwa di empat kabupaten sebanyak 5.549.490 atau tingkat kepesertaan atau sebanyak 74 persen,” Pungkas Ondrio Nas


Jumat, 16 November 2018