Ny Erna Husein Resmikan Klinik Sidomari Medika Silado

Kabupaten Banyumas

BANYUMAS - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyumas, Ny. Erna Husein meresmikan Klinik Utama Sidomari Medika di Desa Silado Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas, Rabu (16/09/2020). Acara ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, DP3AP2KB Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Direktur Klinik Sidomari Medika, dan para tamu undangan.

Kegiatan peresmian Klinik Utama Sidomari Medika ini di tandai dengan pengguntingan pita merah yang dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyumas, Hj. Erna S. Achmad Husein yang disaksikan oleh seluruh tamu undangan di depan Klinik Utama Sidomari Medika.

Usai pengguntingan pita Ny Erna Husein, meninjau langsung pelayananKB yang ada di Klinik Utama Sidomari Medika. Ia juga mengobrol dengan salah satu akseptor KB yang ada di klinik tersebut yang kemudian dilanjutkan dengan meninjau beberapa ruangan seperti ruang tindakan, ruang inap, dan ruang klinik KB.

Ketua TP PKK Ny Erna Husein menyambut baik berdirinya Klinik Sidomari Silado. Dia berharap dengan berdirinya klinik ini akan ikut berkontribusi dalam memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Semoga dengan adanya Klinik Sidomari Medika ini membantu tugas pemerintah untuk semakin mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan dengan mudah dan terjangkau,” katanya

Direktur Klinik Sidomari Medika dr. H. Muhammad Ikhsan Akbar M.P.H. mengatakan bahwa klinik ini berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan lebih baik, juga akan menampung element kesehatan yang lain salah satunya melalui program KB yang nantinya bisa memberikan kontribusi yang baik bagi masyarakat.

“Apa lagi sekarang yang masih dalam masa pandemi, ketika ada ajakan seperti ayo dirumah saja akan menimbulkan resiko bukan Covid yang positif tapi ibunya yang positif. Dan ketika hal ini sudah cukup tinggi maka akan menimbulkan resiko pada ibu-ibu yang usianya resiko tinggi. Nah, dengan program KB ini akan mencegah ibu hamil dengan beresiko tinggi,” katanya.

dr Akbar menambahkan dalam klinik tersebut terdapat beberapa fasilitas seperti rawat inap, laboratorium, KB & kebidanan, dokter umum, spesialis dalam, dan home care. Menurutnya Klinik Sidomari menjadi klinik utama radina, sudah ada spesialis penyakit dalam, dan sebentar lagi kita ada spesialis anak dan juga spesialis kebidanan & kandungan yang sedang proses menuju kearah sana.

“Jadi klinik ini setara dengan rumah sakit artinya menjadi BPK 2 bukan BPK 1 akan tetapi berkapasitas terbatas, yaitu 10 tempat tidur untuk rawat inap di IGD dan sudah ada fasilitas lain yang sudah mulai lengkap, ada USG, GKG, Laborat, dan sebentar lagi akan ada Radiologi yang secara bertahap. Kemudian insya Allah dalam 3 sampai 4 tahun akan menjadi rumah sakit yang akan memberikan pelayanan dengan baik,” lanjutnya

Muhammad Yusuf Aghie Dwinanda


Kamis, 17 September 2020