Pelaksanaan KB Banyumas Barometer Jawa Tengah

Kabupaten Banyumas

BANYUMAS-Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Teng Martin Suanta, SE.M.Si bertemu dengan para penyuluh KB Kabupaten Banyumas di Warung Joglo Banteran Kecamatan Sumbang Banyumas Rabu (16/09/2020). Menjelang berakhirnya tenggat waktu pencapaian target Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) akhir pekan ini, Jateng masih cukup jauh dari target yang ditetapkan. Untuk itu Martin memotivasi jajaran penyuluh KB.

Martin Suanta mengatakan bahwa saat ini jajaran BKKBN tidak bisa lagi bekerja dengan cara biasa-biasa saja. Banyak hal yang harus dilakukan dalam menyambut Hari Kontrasepdi Dunia (HKD). Jawa Tengah mempunyai target 41.060 akseptor IUD dan Implant selama bulan pelayanan MKJP. Saat inu baru tercapai kurang dari 50%.

Berkaca pada capaian pada Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor yang mampu mencapai target 117% hanya dalam setengah hari, Martin optimis bahwa target World Contraception Day (WCD) juga dapat dicapai. Syaratnya, kinerja BKKBN dan jajaran PKB harus luar biasa.

"Berada di Jawa Tengah artinya tidak bisa berada di zona nyaman. Jateng menjadi sorotan dan menjadi barometer nasional, sedangkan Banyumas merupakan barimeternya Jawa Tengah", ucap Martin Suanta.

Perihal adanya covid-19 yang cukup menghambat pelayanan KB, Martin mengatakan bahwa pihaknya telah bersurat pada pemerintah daerah agar pelayanan KB mendapat kemudahan. Risiko lonjakan kelahiran di masa pandemi dapat terjadi jika banyak akseptor KB yg putus pakai akibat minimnya pelayanan KB.

Terkait dengan karier Penyuluh KB, Martin juga mengingatkan untuk terus meningkatkan kualitas penyusunan dafar usul penilaian angka kredit (Dupak). Ia mengatakan bahwa penilaian Dupak kini semakin ketat dan berstandar nasional.

Sementara Kepala DPKBP3A Banyumas Suyanto, SH. M.Hum yang baru 10 hari menjabat, mengajak para Penyuluh KB untuk bekerja sama agar target yang ditetapkan dapat dicapai. Termasuk selalu berkoordinasi dengan kader dan mitra strategis lainnya seperti bidan dan babinsa.

Dalam acara ini diserahkan Satya Lencana Karya Satya 30, 20 dan 10 tahun bagi ASN Penyuluh KB serta SK Pensiun. Kaper mengucapkan selamat dan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan.


Kamis, 17 September 2020