Pramuka Peduli Banyumas Siapkan Satgas La Nina

Kabupaten Banyumas

Mendasari Siaran Pers Badan Nasional Penanggulangan Bencana pada 11 Oktober 2020 1.057Pers-PusdatinK/BNPB/Dis.02.01/X/2020 perihal kesiapsiagaan menghadapi fenomena La Nina, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merekomendasikan bahwa Fenomena La Nina yang dihadapi Indonesia saat ini dapat berdampak pada potensi bahaya hidrometeorologi yang lebih buruk. BNPB merekomendasikan kesiapsiagaan tidak hanya pada tingkat provinsi tetapi hingga tingkat kecamatan, kelurahan atau desa dan bahkan keluarga.

Menindaklanjuti hal tersebut Bidang Abdimas Kwartir Ranting mengikuti rapat koordinasi aktivasi Satgas Penanggulangan Bencana Hidrometrologi di Tingkat Kwartir Ranting.

Dalam arahannya Ketua Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas Heriana Ady Chandra menyampaikan ke para ketua Pramuka Peduli Kwartir Ranting untuk membentuk Satgas Penanggulangan Bencana La Nina di masing - masing Kwarran dengan jangka waktu 1 (satu) bulan. Selanjutnya setiap bulan diadakan evaluasi dan bilamana membutuhkan perpanjangan, maka satgas tersebut diteruskan kembali.

"Dengan banyaknya jumlah anggota Pramuka, dimana disetiap desa ada, ini tentunya sebuah kekuatan yang sangat besar untuk dapat didayagunakan dalam upaya penanganan bencana, musibah maupun permasalahan sosial. Sehingga penanganan jadi lebih cepat dan kompehensif.

"Paling tidak tindakan Relawan Pramuka adalah minimal dapat melakukan Asessment atas pendataan kejadian seperti jumlah korban, kaji cepat kebutuhan dan penilaian awal dilokasi kejadian kemudian melaporkan ke Satuan Atasnya" papar Ady.

Ady membagikan fenomena La Nina dapat menimbulkan bencana hidrometrologi diantaranya banjir, tanah longsor dan angin kencang, tentunya harus disikapi oleh Pramuka dengan melakukan kesiapsiagaan personil terlebih dahulu. Efek ini dapat sewaktu - waktu terjadi di tengah pandemi COVID 19, sehingga pentinya Rakor ini selain menyiapkan Personil, tentunya berkoodinasi Prosedur penanganan bencana dimasa Pandemi COVID 19, sehingga Relawan dari Pramuka sudah mengetahui Protap dalam penanganan kejadian bencana dan musibah.

Wakil Ketua Pramuka Peduli menyampaikan Ari Pringgo Aji, S.Si menggunakan kegiatan ini diikuti oleh 18 Kwartir Ranting yaitu Purwokerto Selatan, Purwokerto Timur, Purwokerto Utara, Baturraden, Kedungbanteng, Cilongok, Gumelar, Wangon, Purwojati, Jatilawang, Rawalo, Kebasen, Sumpiuh, Tambak, Somagede, Banyumas, Sokaraja dan Sumbang.

Selain menyiapkan Satgas Lanina, Pramuli juga menyusun program berkaitan dengan Bidang Lingkungan Hidup yaitu penanaman pohon dan sosialsasi pembentukan rintisan bank sampah kwartir ranting yang akan dilaksanakan di 5 Binwil yakni Kwartir Ranting Sumpiuh, Kwartir Ranting Jatilawang, Kwartir Ranting Banyumas, Kwartir Ranting Ajibarang, Kwartir Ranting Sumbang dan Sanggar Bakti Pramuka Kwartir Cabang Banyumas.

"Mohon masing - masing menyiapkan 4 - 5 orang kader pengurus bank sampah Kwartir Ranting yang mana komposisi adalah diluar Andalan Kwartir Ranting, sehingga bisa fokus terhadap Bank Sampah" akhir Ari.

Sekretaris Bidang Humas Parsito menyampaikan agar seluruh kegiatan didokumentasikan dan dibuat narasi yang baik kemudian dikirim ke bidang Humas Kwarcab, lengkap dengan dokumentasi agar dapat dipublikasikan diberbagai kanal informasi.

"Selain itu, kakak - kakak dapat mengisi Siaran di Pro 2 RRI Purwokerto, apabila bersedia menjadi narasumber di program Numpang Nampang Pramuka," pungkas Parsito.

Heriana Ady Chandra


Jumat, 16 Oktober 2020