Pemkab Banyumas Raih Predikat WTP 10 Kali Berturut-Turut

Kabupaten Banyumas

Tahun ini Pemerintah Kabupaten Banyumas berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan secara 10 kali berturut-turut. Capaian ini pun diganjar dengan penghargaan yang disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani pada Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2021 secara virtual Selasa (14/09/2021). Rakernas Tahun 2021 mengusung tema “Bangkitkan Ekonomi, Pulihkan Negeri, Bersama Hadapi Pandemi”.

Bupati Banyumas Achmad Husein didampingi Wakil Bupati Sadewo Tri Lastiono, Asisten Administrasi Umum, Inspektur, Kepala Bappedalitbang, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah serta undangan lainnya mengikuti dari Purwokerto Smart Room Graha Satria.

Menurut Bupati Banyumas, Pemkab Banyumas meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 10 kali sejak LKPJ tahun 2011.

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani mengapresiasi dan berharap dengan adanya penghargaan ini seluruh instansi terus menjaga keuangan negara secara profesional, akuntabel, dan transparan. Bagi instansi yang mendapatkan opini WTP 10 kali berturut-turut, kata Menkeu, bisa menjadi contoh bagi instansi lain.

Menkeu juga melihat adanya peningkatan kualitas laporan keuangan pada Pemerintahan Daerah. Sebanyak 486 dari 542 pemerintah daerah atau 89,7% mendapatkan opini WTP, yang terdiri dari 33 provinsi, 88 pemerintah kota, dan 365 pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia.

”Saya ingin menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah yang terus menjaga dan mengelola keuangan negara dan membangun tata kelola di masing-masing Kementerian/Lembaga dan pemerintah daerah. Karena yang kita gunakan adalah dana publik dana rakyat dan kita harus mempertanggungjawabkan secara baik dan kita juga terus menjaga tata kelola,” jelas Menkeu.

Pada kesempatan yang sama, Menkeu juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Lembaga-lembaga yang terus mengawal bersama pelaksanaan keuangan negara mulai dari aparat penegak hukum, jajaran auditor internal, dan jajaran BPK selaku auditor eksternal pemerintah yang sentiasa memberikan masukan perbaikan yang konstruktif terhadap pengelolaan keuangan negara.

“Hari ini saya juga ingin menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Ketua BPK, Wakil ketua BPK, anggota BPK serta para auditor BPK yang terus mengawal dan menjaga kita semua dalam melaksanakan akuntabilitas publik dari penggunaan uang negara menghadapi krisis yang luar biasa dahsyat,” ucap Menkeu.

Fitri Febriyani


Selasa, 14 September 2021